Tafsir AL-Qur'an tentang Masyarakat (Bagian 1)
Sebagaimana ad-diin yang difahami umumnya sebagai agama mengandung makna antara lain keadaan diri berhutang, menaklukkan diri menurut perintah dan menjadikan diri lebih bersifat keinsanan, yang bertentangan dengan sifat kebinatangannya, atau disebut menjadikan manusia itu lebih berperikemanusiaan. Keadaan insan yang insaf bahwa dirinya dalam keadaan berhutang diri, budi, dan daya kepada Allah Swt yang telah menjadikannya dari tiada menjadi ada. Jika dipikirkan tentang asal usul manusia maka akan kita insafi bahwa lebih dari 400 tahun dahulu semua manusia yang kini ada sesungguhnya tiada. Oleh karena itu penting kiranya kita mengetahui sebenarnya apa tujuan Allah Swt menciptakan umat manusia yang berbangsa-bangsa dengan aneka ragam perbedaan falsafah hidup ini (Al-Attas:2001). Al-Qur’an merupakan sebuah kitab suci yang bersumber pada tuturan yang disampaikan dari Tuhan kepada Muhammad SAW. Dan tuturan tersebut berupa bahasa Arab, Al-Qur’an turun secara bertahap selama 22 tahun, 2 bula...