Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Tafsir AL-Qur'an tentang Masyarakat (Bagian 1)

Sebagaimana ad-diin yang difahami umumnya sebagai agama mengandung makna antara lain keadaan diri berhutang, menaklukkan diri menurut perintah dan menjadikan diri lebih bersifat keinsanan, yang bertentangan dengan sifat kebinatangannya, atau disebut menjadikan manusia itu lebih berperikemanusiaan. Keadaan insan yang insaf bahwa dirinya dalam keadaan berhutang diri, budi, dan daya kepada Allah Swt yang telah menjadikannya dari tiada menjadi ada. Jika dipikirkan tentang asal usul manusia maka akan kita insafi bahwa lebih dari 400 tahun dahulu semua manusia yang kini ada sesungguhnya tiada. Oleh karena itu penting kiranya kita mengetahui sebenarnya apa tujuan Allah Swt menciptakan umat manusia yang berbangsa-bangsa dengan aneka ragam perbedaan falsafah hidup ini (Al-Attas:2001). Al-Qur’an merupakan sebuah kitab suci yang bersumber pada tuturan yang disampaikan dari Tuhan kepada Muhammad SAW. Dan tuturan tersebut berupa bahasa Arab, Al-Qur’an turun secara bertahap selama 22 tahun, 2 bula...

Life Hack for Better Soul

Gambar
1. Ternyata ilmu yang kita pelajari tak pernah berarti jika hanya membuat pemiliknya terlihat menawan. Kesuksesan para pembelajar ialah saat ilmunya sudah bersemayam di hati, berubah menjadi laku baik yang bertebaran di bumi. 2. Ternyata kebaikan yang kita kerjakan tak pernah benar-benar untuk orang lain, semua akan kembali lagi untuk diri. Tak perlu merasa berjasa apalagi jumawa. 3. Ternyata kita tak pernah benar-benar bahagia, kecuali telah berlepas dari segala harap pada manusia, berpaling jauh jauh dari orientasi dunia. Lalu menggantungkan sepenuh hidup pada pemilik semesta. 4. Ternyata cara menikmati hidup ialah dengan mengiringinya bersama lirih dzikir, lirih kerinduan manusia dengan Tuhannya. Bisikan cinta yang akan jadi sebab pertemuan paling luar biasa. 5. Ternyata istirahat, hanyalah untuk mereka yang mau berlelah. Kenikmatan hanya untuk mereka yang merasakan pahit. Kemenangan hanya untuk mereka yang mau berjuang. 6. Ternyata saat kita melupakan-Nya, kita sedang melupakan dir...

Secuil Catatan Sekolah

Gambar
Finished my first semester at postgraduate , alhamdulillah. Time flies. Pengalaman ini membuatku sadar keputusan untuk kembali sekolah itu salah satu keputusan terbaik dalam hidupku... banyak sekali lessons learned yg ternyata didapatkan selama menjalaninya. Beberapa pelajaran yang aku dapatkan dan ada korelasi dengan life in general : 1) Tidak perlu terlalu perfeksionist! Bekerja penggunakan prinsip 80:20 rule ! Atau melakukan hal yg penting (20%) yang bisa memberi dampak paling besar (20%) Selama kuliah, pastinya tugas, reading, kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan banyak, dan bisa membuat kita kewalahan. Sama halnya urusan lain seperti kerja, atau personal life . Kadang rentan stress sendiri kalau ada hal yang rasanya "tidak maksimal". - Tapi kalau sudah masuk situasi dimana waktu itu kurang sekali atau banyak yang harus dikerjakan, mau tidak mau harus filter: hal apa yang kalau kerjakan menghasilkan dampak yang paling besar ? Lebih baik dikerjakan dulu daripada terlal...

Interaksi Dengan Non Mahram (Nasehat Nouman Ali Khan)

Gambar
  Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam memiliki waktu khusus di mana beliau mengajarkan para muslimah. Di mana ia (shalawat dan salam untuknya) melakukannya. Khususnya (dengan) perempuan-perempuan Madinah.  Sebenarnya perempuan Madinah sangat berbeda dengan perempuan Mekah, mereka sebenarnya jauh lebih “berani”. Dan para Sahabat juga menyadari, seperti… Umar radhiyallahu anhu menyadari mereka tidak seperti perempuan Mekah. Jadi ada perbedaan di antara mereka. Dan mereka berbicara blak-blakan, dan kita bahkan tahu dari banyak atsar (segala sesuatu yang berasal dari sahabat) dan juga banyak hadits. Ada momen ketika Umar memberikan khutbah – radhiyallahu anhu -, dan seorang perempuan berdiri. Dan mengatakan, “ Ia tidak bisa berkata seperti itu, Allah telah mengatakan hal ini. ” Seperti… “ Ukhti mengapa kamu tidak berada di area akhwat di balik kaca (pembatas)? ” “ Mengapa kamu?? ” Dan kamu berbicara kepada Umar. Umar. Kamu tidak mau menunjuk Umar seperti itu, tapi dia (akhwat ...