Mengingat Akhirat & Kematian

Mengingat Akhirat & Kematian


Allah subhanahu wa ta'ala dg hikmah dan keadilanNya menjadikan setan dari golongan jin dan manusia sbg musuh bagi hambaNya. Permusuhan itu tidak berhenti sampai ajal datang kepada hamba tersebut. Setan pun terus berusaha menyesatkan sehingga seorang hamba akan mati dalam keadaan kafir.

Allah berfirman dlm QS.Al A'raf ayat 16-17. "Iblis menjawab: Karena Engkau telah menghukumku tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian aku akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)."
Hal inilah yg menjadikan kita sadar dan hati2 dalam mencari lingkungan serta teman bagi kita dan keluarga kita. Lebih2 tatkala dalam keadaan sakit atau menghadapi kematian. Karena setan dr golongan jin dan manusia terus bekerja sama dan saling membantu utk menyesatkan hamba sehingga dia menjadi penghuni neraka jahannam.
Namun sebaliknya, teman dan lingkungan yg baik akan mengajak serta mendorongnya utk berbuat kebaikan dan istiqomah di atasnya.

Barangkali ada yg bertanya, bagaimana bisa mengetahui tipu daya setan dan bagaimana jalan utk mengenalnya?
Wahai saudaraku, ketahuilah bahwa ada 2 hal yg perlu diingat:
setan mempunyai alat penggoda yg jahat, seperti anak panah yg dilepas dr busurnya. Hal ini bisa ketahui dg jelas dari desusan hati dan bagian2nya. Setan juga mempunyai akal busuk sbg perangkap yg dipasang. Hal ini dpt diketahui dg mengenal tipu dayanya, sifat2 serta cara2 yg dilakukannya.
Dalam hadits lain Rasulullah pun bersabda: "Apabila anak turun Adam dikaruniai anak, maka Allah Ta'ala menyertakan pada anak itu, satu malaikat dan juga satu setan. Setan bertengger pd telinga hati manusia sebelah kiri dan malaikat bertengger pd telinga hati manusia sebelah kanan. Lalu keduanya selalu mengajak manusia tersebut".
Gerak hati adalah bekas2 yg timbul di dalam hati seseorang, yg mendorongnya dan mengajaknya utk melakukan atau meninggalkan suatu perbuatan. Bekas2 inilah yg disebut 'khatir' karena berubah-ubahnya hati. Semua khatir yg timbul di hati seseorang sebenarnya dr Allah Ta'ala. Hanya saja, khatir itu dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:
1. Khatir yg ditimbulkan oleh Allah Ta'ala didalam hati pada permulaan.
2. Khatir yg diadakan Allah Ta'ala sesuai watak manusia, yaitu hawa nafsu. Yg condong kepada kesenangan2 dan memperoleh kelezatan2 bagaimanapun bentuknya, baik(halal) atau buruk(haram).
3. Khatir yg diwujudkan Allah sesudah adanya ajakan malaikat Mulhim, yg biasa kita kenal sebagai 'ilham'.
4. Khatir yg ditimbulkan Allah sesudah adanya ajakan setan, yaitu waswasah.

Saudaraku seiman dan seagama, setan itu laksana anjing2 yg mempunyai kekuatan utk menggoda dirimu. Jika engkau terus sibuk memerangi dan menghalangi dia, maka engkau akan menjadi lelah. Habis waktumu dan lemah tenagamu yg akhirnya dia dg mudah menggigitmu. Maka jalan terbaik ialah memohon bantuan dari Allah agar Allah mengusir dan menolak anjing (setan) itu jauh2 dari kita.

Allah berkuasa atas segala sesuatu. Jika kita selalu memohon perlindunganNya dari godaan setan maka mudah saja Allah mengusir setan dari kita. Tapi jika setan tetap saja mengganggu maka kita harus sadar bhwa semua itu ujian dari Allah. Hal ini tak lain agar kita mendapat kebaikan dari perjuangan dan pahala besar, sebagaimana firman Allah, "Untuk membuktikan adanya orang2 yg beriman dan mentakdirkan adanya syuhada. Dan firman Allah pula, "Apakah kamu dibiarkan bisa masuk surga sebelum terbukti perjuangan diantara kamu dan sebelum terbukti pula kesabaran".

Semoga Allah Ta'ala melindungi kita dari godaan2 setan serta menguatkan iman kita kepada Allah Ta'ala, RasulNya, malaikat-malaikatNya, kitab suci Al-Quran, Hari Kiamat, serta Qada' dan QadarNya.
Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Falyaqul Khairon au Liyasmut

7 Langkah Islami Mengalahkan Prokrastinasi: Saatnya Lebih Produktif Tanpa Drama

INDAHNYA UKHUWAH ISLAMIYAH