Sajak Ta'aruf: Kenali Saudaramu...


Aku rindu pada mereka
Merekalah wajah-wajah keimanan'
Yang satu menjadi cermin yang lain
Ada inspirasi amal shalih saat memandangnya
Ada ide cemerlang dan energi isi ulang melihat keteduhannya

Betapa aku merindu wajah-wajah keimanan
Wajah saudara kita di jalan Allah

Lalu..
Siapakah kita selama ini bagi mereka?
Bebankah?
Sudahkah kita bermanfaat bagi mereka?
Apakah kita hanya ladang amal shalih bagi mereka untuk bersabar,
tanpa pernah sekali juga memberi respon yang ekivalen?

Allah... Maafkan kami..
Berikan kami petunjuk
Agar mengerti apa yang seharusnya kita berikan
sebagai kemanfaatan pada saudara
Mari ingat kembali tahapan ukhuwwah kita
Saudaraku..

***

Sudahkah kita mengenali pernak-perniknya?
warna kesukaannya,
baju favoritnya,
ukuran sepatu,
warna dan bentuk tasnya,
helmnya,
motornya,
rumahnya,
makanannya,
hobbinya...

Sudahkah kita mengidentifikasinya?
warna pita suaranya,
suara langkahnya,
suara motornya,
cara berjalannya,
gaya bicaranya,

Sudahkah kita memahami kondisi keluarganya?

Sudahkah kita tahu aktivitasnya?
jika jam segini, biasanya dimana,
kalau jam segitu, biasanya sedang apa,
dan masih banyak lagi
yang harus kita kenali.

Ukhti.. ta'ala nu'minu saa'ah
(saudariku, mari sejenak kita beriman)
Kita belajar Islam
tentang bagaimana menjadi sosok saudara bagi muslim lainnya
Agar kelak kita bisa mantab menjawab
bahwa saudaraku adalah Muslim
Ya, Muslim.










Komentar

Postingan populer dari blog ini

Falyaqul Khairon au Liyasmut

7 Langkah Islami Mengalahkan Prokrastinasi: Saatnya Lebih Produktif Tanpa Drama

INDAHNYA UKHUWAH ISLAMIYAH