Energi Dakwah Kita
Assalamu'alaykum
warahmatullahi wabarokatuh…
Salam
penuh cinta dan keselamatan untuk para pejuang risalah kenabian..
Sekedar
berbagi issue-issue kebaikan ya, semoga men-charge lagi semangat dakwah kita.
In
syaAllah. Aamiin.
***
Di
era gadget ini orang tidak asing dengan "power bank". “Power Bank”
adalah alat charger portable.bisa dibawa kemana-mana. Manfaatnya jelas, untuk
men-charge gadget/smartphone dimana saja, tanpa butuh sumber listrik. Syarat
“power bank” agar berfungsi cuma satu ; di-charge dulu sampai penuh. Di charge
dulu, karena “power bank” menyimpan energi listrik. Kapasitas “power bank”
bermacam-macam, ada yang 3000 ampere, 5000 ampere atau ada yang 13.000 ampere. Semakin
besar ampere-nya maka semakin banyak gadget/smartphone yang bisa di charge oleh
Power Bank. Apa hubungannya Energi Dakwah Kita dengan “Power Bank”???
Da’i
bisa diibaratkan seperti “power bank”, gadget/smartphone ibarat ummat,
sedangkan listrik adalah Ibadah Yaumiyah kita. Ketika “power bank” tidak di
charge oleh listrik, maka “power bank” tersebut tidak bisa mengisi energi
gadget/smartphone yang lowbatt atau mati. “power bank”
yang tidak di charge oleh listrik tidak bisa menghidupkan gadget/smartphone
yang lowbatt atau mati, sehingga gadget/smartphone tersebut tidak berfungsi dan
bermanfaat. Antum bisa bayangkan kalau Da’i yang tidak mengisi waktunya beribadah
secara maksimal, maka ia ibarat power bank kosong.power bank tidak di charge.Ia
tidak bisa memberikan energi pada ummat atau orang-orang yang dibinanya.
Ia
tidak bisa menghidupkan ruh ummat.karena ia tidak punya energi.
Pepatah
Arab mengatakan : “FAQIDU SYAI’- LAA YU’THI” artinya “ORANG YANG TIDAK
MEMILIKI, TIDAK AKAN BISA “MEMBERI”
Dai
yang meremehkan ibadah Yaumiyah-nya, maka ia adalah “power bank” kosong, tanpa
energi.“Power Bank” kosong justru menjadi beban, bukan manfaat. Bagaimana
mungkin ummat akan mendapat cahaya hidayah dari Sang Da’i kalau Da’i-nya tidak
punya cahaya. Bagaimana mungkin ummat akan mendapat energi
hidayah, kalau Sang Da’i kosong energinya. Kelemahan
ibadah yaumiyah Sang Da’i bukan berdampak pada dirinya sendiri, tetapi
berdampak pada ummat.Bagaimana Sang Da’i memulai harinya, maka itu juga
akan terkait dengan efek dakwahnya.
Syarat
menjadi pasukan Izzudin Al-Qassam ternyata seleksi pertama bukan badan yang
gempal atau skill yang mumpuni, tetapi yang pertama dilihat adalah apakah rutin
Sholat Subuh berjamaah di Masjid.Sholahudin al Ayyubi menjadi komandan perang
utk membebaskan Al Aqsho karena dia lulus 3 pertanyaan dari tim seleksi. Pertanyaan
pertama; siapa yang sejak kecil tidak pernah meninggalkan dari Sholat 5 waktu?
Sholahudin orangnya. Pertanyaan kedua; siapa yang sejak kecil tidak pernah
meninggalkan dari sholat Tahajud? Sholahudin orangnya..
Pertanyaan
ketiga; siapa yang sejak kecil tidak pernah meninggalkan Sholat Subuh Berjamaah
di Masjid? Sholahudin orangnya.Dengan 3 amal itu-lah Shaolahuddin al Ayyubi
sukses dengan misinya.
Urgensi
Tahajjud sudah terlalu banyak referensi yang bisa kita baca. Urgensi Sholat
Subuh berjamaah di Masjid sudah terlalu banyak referensi yang bisa kita baca. Keberkahan
di aktivitas subuh kita merupakan energi dakwah kita. Pasti akan berbeda aura
hidup seorang Da’i yang memulai subuh dengan optimalisasi ibadah dengan yang
tidak. Di tambah lagi dengan Doa Al Matsurat manambah energi dan perlindungan
dari Allah SWT. Belum lagi di tambah tilawah Quran dan zikir-zikir lainnya. Ketika
ibadah yaumiyah kita optimal, maka Sang Da’i ibarat “power bank” FULL, dengan
kapasitas ribuan ampere. “Power Bank” FULL siap dibawa kemana saja.siap
men-charge gadget/smartphone apa saja.
Ummat
ini adalah gadget-gadget lowbatt.handphone2 mati, yang perlu dicharge energi Da’i,
mereka butuh “power bank” yang FULL, butuh “power bank” dengan kapasitas besar
ribuan ampere. Sesungguhnya ummat ini sedang menanti energi-energi dakwah dari
para Sang Da’i.ditengah kegalauan nafsu dunia dan ringkihnya iman mereka. Kalau
Da’i tidak memperbaiki energinya.maka ummat kita akan menjadi ummat lowbatt. Semoga
Tidak Terjadi. Aamiin.
Ringkasan
Taujih @irfanenjo
dalam
Sekolah Murobbi Dakwah Sekolah Pulogadung
#semoga
bermanfaat
#latepost
25/01/2015
Wassalamualaykum
warahmatullahi wabarokatuh…

Komentar
Posting Komentar